“Jangan sampai orang sakit terhalang berobat hanya karena tidak punya biaya atau jaminan kesehatan,” tegasnya bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh terhambat kendala administrasi.
Sementara inovasi kedua berupa pemberdayaan petani miskin yang menyasar masyarakat tani tanpa lahan usaha tani, memiliki lahan sempit maupun terkendala modal. “Program diarahkan untuk mengurangi jumlah rumah tangga petani miskin dan anggota keluarganya yang beresiko stunting,” paparnya.
Melalui pendekatan tersebut, pertanian diharapkan menjadi jalan memutus rantai kemiskinan dan memperbaiki kualitas hidup keluarga petani. Dalam presentasi Regional Sulawesi, Sulteng menjadi salah satu dari tiga provinsi nominator bersama Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Ajang ini diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri. WAN