Wakapolres juga memberikan perhatian khusus pada maraknya aksi perundungan dan bahaya peredaran gelap narkoba yang rentan menyasar usia remaja. “Stop tindakan bullying atau perundungan sesama siswa di sekolah. Selain itu, mari bersama-sama kita bentengi diri dan mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar,” tegasnya.

Tidak hanya menyentuh isu sosial di dunia nyata, Wakapolres Touna turut mengedukasi para siswa agar cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi informasi maupun platform media sosial. “Kami mengimbau para siswa agar bijak dalam bermedia sosial. Saring setiap informasi sebelum membagikannya demi mencegah sebaran hoaks, serta jauhi segala bentuk informasi yang mengandung ujaran kebencian,” tambahnya.

Kedatangan rombongan Polres Touna disambut hangat dan positif oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Ratolindo, Mustamin Abdul Hair, S.Ag., bersama seluruh dewan guru dan para pelajar. Pihak sekolah mengapresiasi langkah kepolisian yang turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi Kamtibmas sejak dini. AMR