SULTENG RAYA- Universitas Tadulako (Untad) kini tengah mempersiapkan pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) sebagai salah satu upaya turut mendorong pemerataan dokter gigi, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan tambahan tenaga kesehatan.

Persiapan tersebut mengacu pada surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 940/DST/B.B1/DT.03.03/2026 tanggal 2 Oktober 2026 tentang Penugasan Pembukaan FKG Baru Tahun 2026/2027.

Dalam surat tersebut, Universitas Tadulako tercantum sebagai perguruan tinggi yang diarahkan untuk membuka FKG di Provinsi Sulawesi Tengah, dengan Universitas Brawijaya sebagai fakultas pembina.

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., menjelaskan bahwa persiapan pembukaan FKG telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir dan dipercepat dalam satu hingga dua tahun terakhir. Proses tersebut mencakup penyelesaian dokumen pengusulan yang telah diunggah dan disempurnakan sebagai bagian dari tahapan persiapan pembukaan program studi.

Menurut Rektor, pengembangan FKG memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemerintah mengatasi kekurangan dokter gigi, terutama di wilayah yang masih membutuhkan pemerataan tenaga kesehatan, termasuk sejumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Sulawesi Tengah.

“Ini memang sudah dipersiapkan dalam rangka mendukung program pemerintah, terutama untuk mengatasi masih banyaknya kekurangan dokter gigi, apalagi di beberapa puskesmas yang ada di wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Tengah,” jelasnya.

Rektor menegaskan bahwa Universitas Tadulako pada prinsipnya siap melanjutkan proses persiapan pembukaan FKG. Kesiapan tersebut didukung oleh pemenuhan persyaratan yang telah diupayakan serta penguatan kemitraan akademik dengan Universitas Brawijaya. Melalui kerja sama ini, Untad berupaya mempercepat pengembangan penyelenggaraan pendidikan kedokteran gigi dengan dukungan fakultas yang telah berpengalaman.