Supardin berharap proses latihan yang berlangsung saat ini tidak berhenti pada rutinitas. Setiap sesi latihan harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan teknik, fisik, konsentrasi dan mental bertanding atlet. Porprov Morowali menjadi momentum bagi Petanque Parigi Moutong untuk membuktikan hasil dari proses latihan yang telah dijalani.
Karena itu, KONI mendorong para atlet agar tetap fokus dan tidak cepat puas dengan capaian selama masa persiapan. “Target kita tentu prestasi. Kita ingin atlet Petanque mampu memberikan kemampuan terbaik dan berjuang untuk meraih medali bagi Parigi Moutong. Tetapi untuk mencapai itu, seluruh proses harus dijalani dengan serius. Jangan ada yang setengah-setengah,” tegas Supardin.
Ia menambahkan, peluang meraih prestasi terbuka selama atlet mampu menjaga konsistensi latihan hingga pertandingan. Dukungan dari pelatih, pengurus cabor dan KONI juga diharapkan dapat menciptakan suasana persiapan yang semakin kondusif. Dengan waktu menuju Porprov Morowali yang terus berjalan, Petanque Parigi Moutong kini dituntut menjaga ritme latihan sekaligus meningkatkan kualitas permainan.
Target medali tidak hanya menjadi slogan, tetapi harus diterjemahkan melalui kerja keras di setiap sesi latihan. KONI Parigi Moutong berharap semangat yang terlihat dalam latihan tersebut dapat bertahan hingga arena pertandingan. Supardin juga berharap cabor lain juga melakukan persiapan atlet secara maksimal sehingga mampu menuju podium juara Porprov Morowali 2026. AJI

