Selain itu, Malik Bram juga memastikan akan membentuk koperasi di setiap perusahaan yang ada di Sulawesi Tengah. Ia menyebut begitu banyak perusahaan yang ada di provinsi ini namun baru sebagian kecil yang memiliki koperasi yang dikelolah oleh karyawannya.

Lebih lanjut, Dekopinwil Sulawesi Tengah juga akan mengaktifkan kembali koperasi yang sudah terdaftar di instansi terkait, namun saat ini usahanya tidak aktif disebabkan pengurusnya mati. “Ada sekitar 2.050 koperasi yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng, namun yang aktif kurang dari seribu,”sebut Malik Bram.

Sebenarnya kata Malik Bram, untuk menghidupkan kembali koperasi itu mudah sebab masing-masing koperasi tersebut memiliki badan hukum, hanya saja harus menemukan orang yang tepat untuk mengurus dan mengelolah, serta menemukan usaha yang tepat.

Dari semua itu kata Malik Bram terpenting adalah kemandirian, koperasi sebutnya harus bisa mandiri dan tidak ketergantungan dari pihak manapun termasuk pihak pemerintah. “Berikutnya kemandirian, kalau sudah mandiri itu sudah bisa membantu anggotanya, koperasi itu harus bisa membantu anggotanya, sejahtera bersama,”jelas Malik Bram. ENG