Peserta yang lolos MGA 2026 akan mendapatkan pendampingan intensif untuk memperoleh Letter of Acceptance (LoA) atau surat penerimaan serta beasiswa pada 100 perguruan tinggi terbaik dunia. Selain itu, peserta akan memperoleh penguatan kapasitas dalam budaya riset dan publikasi karya tulis di madrasah, serta pendampingan bahasa, budaya, dan motivasi sebagai persiapan melanjutkan studi di perguruan tinggi luar negeri.
Ana mengatakan tahapan pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan program tersebut berlangsung mulai 17 September hingga Desember 2026. “Semoga ketiga peserta didik kita itu menuai hasil sesuai harapan,” ujarnya. Sementara untuk KREASI 2026, Ana menyebut kedua peserta didik MAN IC Palu yang berhasil menembus babak final masih menjalani persiapan.
KREASI 2026 merupakan akronim dari Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia. Ajang tersebut menjadi salah satu kompetisi karya ilmiah dan riset tingkat nasional bagi pelajar yang diselenggarakan Abak Academy. “Kita doakan saja semoga anak-anak kita itu bisa sukses,” kata Ana.
Kepala MAN IC Palu, Dr. Hj. Mardiati Rosmah, S.Ag., M.Ag., turut menyampaikan apresiasi atas capaian kelima peserta didiknya tersebut. Ia juga memberikan penghargaan kepada para pembina yang telah mendampingi mereka hingga berhasil lolos dalam kedua ajang nasional itu.
Mardiati berharap prestasi tersebut dapat berlanjut pada hasil yang lebih membanggakan. Ia berharap tiga peserta didik yang mengikuti Program MGA 2026 dapat diterima di salah satu dari 100 perguruan tinggi terbaik dunia, sementara dua peserta didik lainnya mampu meraih juara pertama pada KREASI 2026. ENG
