Penanganan melibatkan sekitar 70 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Damkar, aparat kelurahan, PLN dan masyarakat. Kebakaran menghanguskan lahan perkebunan seluas ±1 hektare, termasuk sekitar 15 pohon sagu dan satu unit tandon air milik masyarakat. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penelusuran. Berdasarkan keterangan masyarakat sekitar, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan.

Sebagai langkah pencegahan, Kodam XXIII/Palaka Wira bersama aparat terkait terus mengingatkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.*/YAT