Sebelumnya, Satreskrim Polresta Palu telah melakukan olah TKP kasus penganiayaan satu keluarga di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, mencatat identitas saksi – saksi yang ada di TKP kemudian mengevakuasi korban meninggal dunia masing-masing berinisial Jamil (32) dan anaknya yang masih berusia 2 tahun berinisial RI serta istrinya, Hanisah (23) yang kini sedang menjalani perawatan intensif pihak medis di salah satu rumah sakit di Kota Palu. “Kami mohon bantuan dan dukungan dari semua pihak, agar pelaku segera tertangkap,” kata kasat.
Dari informasi yang diperoleh, pelaku diduga berinisial AK dan sedang dalam pengejaran aparat kepolisian. Terduga pelaku diketahui adalah rekan kerja korban di rumah usaha pemotongan ayam. Ketiga korban ditemukan tetangga dalam kondisi luka becok di beberapa tubuhnya, ayah dan anak tewas dalam peristiwa itu, sementara sang istri masih dalam penanganan medis.
Seperti diketahui, peristiwa ini diketahui sekira pukul 22.10 Wita, saat itu warga setempat Bahtiar (49) mendengar suara keributan dari rumah Jamil karena merasa terganggu, ia sempat menegur dari luar pekarangan, namun keributan tak kunjung reda, sehingga ia menghubungi Ketua RT setempat, Nurhamid (44).
Saat keduanya berada di depan rumah, terdengar teriakan seorang perempuan dari dalam, yang belakangan diketahui adalah Hanisah istri dari Jamil, karena pagar rumah tergembok, keduanya membuka paksa masuk ke dalam rumah, mereka mendapati Jamil tergeletak dengan luka tusuk di bagian perut, sementara anaknya RI ditemukan telah meninggal dunia di salah satu kamar. Hanisah sendiri ditemukan dalam kondisi terluka dan berlumuran darah. AMR