Dengan bertambahnya 22 lulusan pada periode ini, jumlah alumni dokter Fakultas Kedokteran Untad kini mencapai 1.129 orang, sementara jumlah alumni sarjana kedokteran telah mencapai lebih dari 1.500 orang.
Dekan berpesan agar para dokter baru tidak memandang gelar dokter sebagai akhir dari perjalanan pendidikan. Sebaliknya, gelar tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar karena profesi dokter berhubungan langsung dengan keselamatan dan kehidupan manusia.
Ia menekankan pentingnya menggabungkan ilmu pengetahuan dengan hati dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Dokter juga harus menjunjung tinggi etika profesi, menjaga kerahasiaan pasien, serta memberikan pelayanan tanpa membedakan latar belakang sosial maupun kondisi pasien.
“Menjadi dokter tidak hanya sekadar pintar mendiagnosis, tetapi harus mampu menyembuhkan dengan empati dan senyuman bagi pasien yang datang membawa kecemasan,” pesannya.
Selain itu, para dokter baru diingatkan untuk terus mengembangkan kapasitas melalui pendidikan dan forum ilmiah. Kemajuan ilmu kedokteran yang berlangsung cepat membuat seorang dokter dituntut untuk menerapkan prinsip belajar sepanjang hayat.
Dekan juga menyampaikan bahwa Fakultas Kedokteran Untad terus melakukan pengembangan kelembagaan. Fakultas telah mendapatkan amanah untuk membuka Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pendidikan kedokteran sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Sulawesi Tengah.
Kehadiran program pendidikan spesialis tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi FK Untad dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan sekaligus mendukung pelayanan kesehatan di daerah.
Pada kesempatan tersebut, pihak fakultas juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan selama para lulusan menjalani pendidikan. Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dari keberhasilan para dokter hingga mencapai tahap pelantikan dan pengambilan sumpah.
Dengan dilantiknya 22 dokter baru tersebut, Fakultas Kedokteran Untad berharap para lulusan mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi sumpah profesi, serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, khususnya di Sulteng.*ENG