Dalam pelaksanaan program ini, Alfamidi menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) dan Puskesmas setempat untuk menyalurkan telur sekaligus pemantauan tumbuh kembang penerima manfaat.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mendukung pemenuhan gizi anak, Alfamidi menargetkan penyaluran 190.000 telur hingga Desember 2026. Komitmen dan dampak positif program ini telah mendapatkan apresiasi melalui 10 penghargaan sepanjang periode 2024-2026 dari pemerintah daerah.
Dampak program ini dirasakan langsung penerima manfaat. Salah satunya Grachella, orang tua balita dari Minahasa, Sulawesi Utara, ia berterima kasih telah menerima bantuan dari program ini. “Alfamidi yang selama ini dekat dengan tempat tinggal kami juga hadir melalui program bantuan telur untuk balita. Semoga anak kami mendapat asupan gizi yang lebih baik dan tumbuh kembangnya optimal,” ungkapnya.
Melalui program ini, Alfamidi ingin berkontribusi mempersiapkan generasi Indonesia dengan masa depan yang lebih sehat, tumbuh optimal dan meraih potensi terbaiknya.*HJ