Dalam sambutannya, Bupati Donggala menegaskan bahwa STQH bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga harus diiringi dengan pembangunan spiritual melalui pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Donggala untuk terus mewujudkan pembangunan yang seimbang antara aspek fisik dan spiritual. Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah tetap berupaya menghadirkan solusi pembiayaan alternatif agar pembangunan infrastruktur dan penanganan wilayah terdampak bencana tetap berjalan.

Pembukaan STQH XVII berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan antusiasme masyarakat yang tinggi. Sekitar 300 orang memadati lokasi kegiatan, menunjukkan besarnya dukungan masyarakat terhadap penyelenggaraan syiar Islam di Kecamatan Dampelas.

Seiring pelaksanaan STQH yang berlangsung hingga enam hari ke depan, diperkirakan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi akan meningkat. Untuk itu, aparat keamanan bersama instansi terkait akan terus meningkatkan kesiapsiagaan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif hingga penutupan.AMR