SULTENG RAYA – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan pasokan Minyakita mulai kembali normal setelah sebelumnya mengalami keterbatasan kuota dari produsen.
Kondisi tersebut membuat Bulog kini mengintensifkan distribusi Minyakita ke Pasar Strategis Pengendalian Harga dan Ketersediaan Pangan (SP2KP).
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, Jusri Pakke, mengatakan pada beberapa waktu terakhir Bulog hanya menerima pasokan sekitar 20.000 liter Minyakita per minggu. Keterbatasan kuota itu berdampak pada munculnya keluhan dari pedagang mitra maupun masyarakat.
“Kami mendapat kuota yang berkurang dari biasanya dari produsen Minyakita, makanya semua stok kita upayakan masuk di pasar SP2KP. Stok yang diberikan hanya 20.000 liter per minggu. Makanya ada keluhan-keluhan dari pedagang mitra dan konsumen,” ujar Jusri belum lama ini.