Tak hanya di Rumah Dinas Gubernur, PLN UP3 Gorontalo juga menyiagakan personel secara konsisten di berbagai titik nobar berkumpulnya massa selama turnamen, seperti Rumah Dinas Wakil Gubernur, Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Halaman Stasiun TVRI Gorontalo, kawasan Pentadio Resort Limboto, hingga Lapangan Marisa.

Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, menjelaskan kesuksesan pengawalan kelistrikan ini melewati serangkaian langkah preventif jangka panjang, mulai dari inspeksi gardu distribusi, pemeliharaan jaringan sebelum kompetisi dimulai, hingga penyiapan pasokan cadangan di titik-titik vital penayangan.

“Tugas kami adalah memastikan tidak ada momen berharga yang terlewat oleh masyarakat akibat gangguan kelistrikan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan nobar di wilayah kerja PLN UP3 Gorontalo berlangsung dengan lancar tanpa adanya gangguan kelistrikan. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh petugas yang tetap siaga demi memberikan pelayanan terbaik,” ujar Hanggoro.

Kelancaran pasokan listrik selama sebulan penuh ini menuai apresiasi tinggi dari Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail. Ia memuji konsistensi PLN yang tidak kendur dalam menjaga pasokan kelistrikan masyarakat. “Atas nama lembaga legislatif, mewakili Gubernur Gorontalo, serta seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PLN. Jaya terus PLN,” ungkap Erwin Ismail.

Keberhasilan pengamanan listrik selama gelaran Piala Dunia 2026 menjadi bukti nyata kesiapan sistem dan solidnya koordinasi PLN UP3 Gorontalo dalam mengawal setiap momentum penting kemasyarakatan. Ke depan, PLN berkomitmen untuk terus mempertahankan kualitas pelayanan terbaik, melakukan pemeliharaan jaringan berkelanjutan, serta selalu siap siaga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat Gorontalo.*HJ