“Pertamina tidak hanya menghadirkan dukungan melalui akses pendanaan, tetapi juga membekali mitra binaan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam menjalankan usahanya. Harapannya, para pelaku UMKM mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Nico.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi yang memberikan ruang bagi peserta untuk berkonsultasi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha. Dialog dua arah tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang aplikatif sekaligus mempererat hubungan antara Pertamina dan para mitra binaannya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah operasional.
“Pertamina terus mendorong lahirnya UMKM yang tangguh melalui pendampingan, pelatihan, serta perluasan akses terhadap berbagai peluang pengembangan usaha. Kami berharap para mitra binaan dapat terus tumbuh, menciptakan lapangan kerja, dan menjadi penggerak ekonomi di daerah masing-masing,” ujar Lilik.
Melalui program pemberdayaan yang berkesinambungan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap semakin banyak UMKM yang mampu meningkatkan kualitas usahanya, memperluas pasar, serta membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. WAN