Bagi Satpol PP, penguatan nilai-nilai kebangsaan memiliki relevansi yang erat dengan tugas-tugas di lapangan. Sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam penegakan peraturan daerah, penyelenggaraan ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, personel Satpol PP dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga keteguhan karakter serta pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas serta menghindari segala bentuk penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Selain Satpol PP, kegiatan tersebut diikuti ASN dari Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta ASN Kementerian Pertahanan yang bertugas di wilayah Sulawesi Tengah.

Melalui kegiatan itu, para peserta diharapkan tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika secara konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Penguatan karakter kebangsaan dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab harapan masyarakat di tengah berbagai tantangan zaman.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, sinergi antarinstansi dan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan menjadi modal utama untuk menghadirkan pemerintahan yang efektif, responsif, serta tetap berpijak pada kepentingan bangsa dan negara.*ENG