Menurutnya, Kabupaten Parigi Moutong merupakan wilayah yang dilalui Sesar Sausu sehingga kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana harus terus ditingkatkan. “Pemerintah terus melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak sebagai dasar penanganan dan pemberian bantuan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah,” ujar Erwin.
Selain pendataan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga telah menyiapkan berbagai langkah penanganan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), termasuk dukungan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna memenuhi kebutuhan tanggap darurat.
Pemerintah daerah bersama Forkopimda, TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga tenaga kesehatan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan setiap warga terdampak memperoleh pelayanan, perlindungan, dan bantuan yang dibutuhkan selama masa pemulihan pascagempa.
Di tengah ujian alam yang melanda, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi pesan bahwa warga tidak menghadapi musibah ini sendirian. Upaya pemulihan terus dilakukan agar kehidupan masyarakat di wilayah terdampak dapat segera kembali berjalan normal. AJI