Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lukman, mengatakan bahwa Pasar Tani kali ini mengusung konsep baru yang menempatkan petani sebagai pelaku utama dalam proses pemasaran hasil pertanian. “Bersama teman-teman kami membuat konsep baru tentang pasar tani yang sebenarnya, yaitu menghadirkan petani yang ada di Kota Palu ke dalam satu event pasar tani untuk kita pertemukan dengan konsumen,” ungkap Kadis.

Menurut Kadis, konsep tersebut bertujuan memotong mata rantai distribusi yang selama ini menyebabkan selisih harga cukup tinggi antara tingkat petani dan konsumen. Dengan pemasaran langsung, petani memperoleh harga jual yang lebih baik, sementara masyarakat dapat menikmati harga yang lebih murah.

Pelaksanaan Pasar Tani juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian dan peternakan. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai sarana promosi produk lokal, peningkatan kesejahteraan petani dan peternak, serta penguatan ketahanan pangan daerah.

Dengan mempertemukan langsung produsen dan konsumen, Pasar Tani diharapkan mampu menciptakan ekosistem pangan yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan di Kota Palu. ABS