Sementara itu, untuk korban terdampak, tercatat terdapat dua warga yang mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut dan seluruhnya telah mendapatkan penanganan yang baik. “Untuk korban, tercatat ada dua orang yang mengalami luka ringan akibat kejadian kemarin. Alhamdulillah keduanya telah mendapatkan penanganan yang baik. Salah satunya adalah seorang anak yang sempat dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka ringan akibat menginjak pecahan beling. Sementara satu korban lainnya mengalami luka akibat tertimpa plafon. Namun, syukur alhamdulillah, kondisi keduanya saat ini dalam keadaan baik,” jelas Wali Kota.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Hadianto kembali mengajak seluruh masyarakat Kota Palu untuk tetap tenang dan tidak gelisah menghadapi situasi yang terjadi, mengingat aktivitas kegempaan terus dipantau secara intensif oleh BMKG. “Kepada seluruh masyarakat Kota Palu, saya ingin menyampaikan bahwa aktivitas kegempaan yang terjadi terus dipantau secara intensif oleh BMKG. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak gelisah, terutama dalam memberikan rasa aman kepada anak-anak kita,” kata wali kota.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Palu memutuskan untuk sementara meniadakan kegiatan belajar tatap muka bagi siswa sekolah dasar dan menggantinya dengan pembelajaran daring. “Mulai hari ini untuk sementara kegiatan belajar tatap muka bagi anak-anak sekolah dasar ditiadakan terlebih dahulu dan akan dilaksanakan melalui pembelajaran daring. Kebijakan ini akan dievaluasi dalam dua hari ke depan sambil melihat perkembangan kondisi yang ada,” kata wali kota.
Wali kota menyatakan hal ini dilakukan agar anak-anak dapat memperoleh pendampingan yang baik dari keluarga serta memastikan seluruh aktivitas pendidikan nantinya dapat kembali berjalan secara normal dan aman.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Palu bersama Forkopimda berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, serta menyampaikan informasi resmi secara cepat dan akurat kepada masyarakat. ABS