“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya dengan jaringan unit operasi kami di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8) dalam rangka melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kami telah menyiapkan skema penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga,” lanjutnya.

Di wilayah Sulawesi, Pertamina Patra Niaga mencatat adanya peningkatan konsumsi Pertalite sekitar 5 hingga 7 persen pasca penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax. Meski demikian, kondisi stok dan distribusi tetap dalam keadaan aman serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah operasional Regional Sulawesi.

Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina Patra Niaga juga menjalankan penyaluran BBM subsidi sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah. “Kami mengimbau masyarakat untuk Bijak menggunakan Energi dengan membeli BBM sesuai kebutuhan dan sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan. Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan tugas penyaluran energi dengan optimal serta memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat tetap terjaga,” tutup Roberth. *WAN