SULTENG RAYA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai merealisasikan investasi infrastruktur senilai Rp604,8 miliar melalui Program Berani Lancar yang ditandai dengan groundbreaking pembangunan dan rekonstruksi jalan serta jembatan di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026).
Berbeda dari sekadar proyek pembangunan fisik, program ini diproyeksikan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah, penurunan biaya logistik, serta pembukaan akses bagi sentra-sentra produksi masyarakat.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting dalam mempercepat pergerakan barang, jasa, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, jalan dan jembatan yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, hingga sektor pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Sulawesi Tengah. “Jalan harus tetap dibangun karena masyarakat harus tetap dilayani. Infrastruktur yang baik akan memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Anwar Hafid saat memberikan sambutan.
Program Berani Lancar mencakup 24 paket pekerjaan jalan dan jembatan yang tersebar di 12 kabupaten, yakni Sigi, Tolitoli, Morowali Utara, Poso, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Parigi Moutong, Morowali, Tojo Una-Una, dan Donggala.
Sejumlah ruas strategis yang menjadi prioritas antara lain Palu–Kulawi di Kabupaten Sigi, Simpang Lampasio–Muliasari di Tolitoli, Pape–Tomata dan Beteleme–Nuha di Morowali Utara, serta sejumlah ruas penghubung kawasan produksi dan permukiman di wilayah Banggai dan Buol.