‎Nudiatulhuda menjelaskan, peringatan Milad tahun ini menjadi momentum bagi ‘Aisyiyah untuk memperkuat peran dakwah yang tidak hanya berbentuk penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di bidang kemanusiaan. ‎”Melalui dakwah, kami ingin mengajak masyarakat berbuat lebih baik sekaligus memperkenalkan eksistensi dan peran ‘Aisyiyah di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, ‘Aisyiyah selama ini aktif bergerak di bidang dakwah keagamaan, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan. Jaringan organisasi yang terintegrasi dari tingkat pusat hingga kecamatan menjadi modal untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎”‘Aisyiyah dan Muhammadiyah secara umum memang bergerak di bidang dakwah keagamaan, pendidikan, kesehatan dan sosial kemanusiaan. Kami hadir di semua lini dan ingin terus mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam bidang kemanusiaan,” pungkasnya. RHT