Keterlibatan ayah melalui interaksi yang intens, kehadiran secara fisik dan emosional, serta tanggung jawab dalam mendukung perkembangan anak diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter dan masa depan anak.
Selain materi pengasuhan, peserta juga memperoleh edukasi Cinta Rupiah dari Tim Laskar Rupiah yang membahas ciri-ciri keaslian uang rupiah, berbagai bentuk kejahatan keuangan yang perlu diwaspadai, serta tata cara pelaporan apabila menemukan atau menjadi korban tindak kejahatan keuangan. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan dan melindungi keluarga dari berbagai risiko kejahatan finansial.
Menutup materinya, Prof. Zainal mengajak peserta untuk membiasakan gerakan 15 menit tanpa gawai setiap hari sebagai langkah sederhana membangun komunikasi yang lebih hangat dalam keluarga. Menurutnya, kehadiran orang tua yang utuh tanpa distraksi telepon genggam merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti bagi anak. Melalui kebiasaan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang lebih dekat antara orang tua dan anak serta terwujud keluarga yang harmonis, berkualitas, dan berketahanan. AMR