Semangat menjaga kemabruran haji juga menjadi pesan utama yang disampaikan Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Parigi Moutong, Subhan Lapu, S.Ag. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi panitia yang telah menginisiasi kegiatan tersebut karena dinilai memiliki banyak manfaat bagi para alumni.

Menurutnya, reuni bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi juga sarana untuk saling mengingatkan dalam menjaga nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani ibadah haji. “Kita datang ke tempat ini untuk saling mengingatkan dan saling introspeksi diri yang selama ini sudah satu tahun menyandang gelar haji dan hajjah. Semoga kita lebih meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Subhan menambahkan, kegiatan seperti ini dapat memperkuat silaturahmi, menjaga kemabruran haji, menumbuhkan semangat saling membantu antar sesama alumni, sekaligus menjadi media untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia berharap reuni Alumni Armuzna tidak berhenti pada tahun ini saja, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai tradisi yang memperkokoh ukhuwah Islamiyah di kalangan alumni haji Parigi Moutong.

Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Parigi Moutong, KH Sudirman Tjora. Dalam ceramahnya, ia menyebut reuni tersebut sebagai langkah positif yang patut dipertahankan dan dikembangkan. Menurutnya, semangat kebersamaan para alumni haji dapat menjadi energi untuk menghidupkan kembali peran Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Kabupaten Parigi Moutong yang selama ini dinilai kurang aktif. “Kita besarkan gaungnya IPHI di Kabupaten Parigi Moutong sehingga yang bereuni ke depan tidak hanya alumni tahun 2025, melainkan juga alumni haji di tahun-tahun sebelumnya termasuk kami sendiri. Insya Allah kita akan bergabung bersama,” katanya.

Sudirman mengingatkan bahwa perjalanan menuju Tanah Suci bukanlah perjalanan yang mudah. Selain membutuhkan kesiapan materi, ibadah haji juga menuntut kesiapan fisik, mental, kesabaran, dan keikhlasan yang tinggi. Karenanya, ia berharap para alumni dapat terus menjaga nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Reuni Alumni Armuzna 2025 pun menjadi bukti bahwa perjalanan haji tidak berakhir ketika jemaah meninggalkan Makkah dan Madinah. Sebaliknya, perjalanan tersebut terus berlanjut dalam bentuk persaudaraan, kepedulian, dan upaya menjaga kemabruran yang diwujudkan melalui silaturahmi yang tetap terpelihara dari waktu ke waktu. AJI