Anwar Hafid menyebut kisah tersebut sebagai bukti nyata bahwa perjalanan haji merupakan undangan istimewa dari Allah SWT. Ia bahkan membandingkannya dengan kebanggaan saat menerima undangan menghadiri upacara kenegaraan di Istana Presiden. “Kalau gubernur atau presiden yang mengundang saja kita merasa bangga, apalagi Allah SWT yang mengundang langsung ke Baitullah,” ucapnya disambut takbir para jemaah.
Gubernur juga mengingatkan para calon haji agar menjaga kesehatan, memperkuat niat ibadah, serta menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, keyakinan bahwa Allah yang mengundang akan membuat seluruh rangkaian ibadah terasa lebih ringan. “Kalau kita sadar yang mengundang adalah Allah, maka tidak ada yang berat dalam perjalanan ini. Allah pasti menjaga dan memudahkan seluruh proses ibadah Bapak dan Ibu,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Anwar Hafid juga menyinggung status Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu yang kini telah berstatus internasional. Menurutnya, status tersebut menjadi peluang besar bagi Sulawesi Tengah untuk membuka penerbangan internasional, termasuk penerbangan umrah dan haji di masa mendatang.
Ia berharap keberadaan bandara internasional di Palu dapat semakin mempermudah pelayanan masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya para jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci.Pelepasan jemaah berlangsung penuh haru. Sejumlah keluarga tampak mengiringi keberangkatan sanak saudara mereka dengan doa dan air mata, berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur. **WAN