SULTENG RAYA – Perjalanan tiga gadis muda asal Kabupaten Sigi menuju panggung nasional Dangdut Akademi 8 (DA 8) menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari desa dan menembus batas daerah.

Vania dari Desa Boya Baliase, Kecamatan Marawola; Shila dari Desa Potoya, Kecamatan Dolo; serta Ayu dari Desa Binangga, Kecamatan Marawola, kini menjadi sorotan setelah berhasil lolos audisi regional di Sidrap, Sulawesi Selatan, dan melaju ke tahap audisi juri artis di Jakarta.

Di balik capaian tersebut, dukungan pemerintah daerah turut menguatkan langkah mereka. Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, bersama Ketua TP PKK Sigi, Siti Halwiah, menerima langsung ketiga talenta muda itu di kediaman Bupati di Dolo, Selasa (5/5/2026) petang.

Pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang motivasi bagi para peserta yang tengah berjuang membawa nama daerah di kancah nasional. Hadir pula manajer peserta, Randi Rafael, serta Ketua Dewan Kesenian Sigi (DKS), Akbar, bersama pengurus harian Haekal Akbar, sebagai representasi dukungan ekosistem seni lokal.

Bupati Sigi menilai keberhasilan tersebut lahir dari proses panjang yang tidak mudah. Ketiganya dinilai mampu menunjukkan kualitas, ketekunan, dan mental bertanding yang kuat. “Ini adalah bukti bahwa anak-anak daerah mampu bersaing di tingkat nasional. Mereka telah menunjukkan kerja keras dan semangat luar biasa,” ujar Rizal.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sigi akan terus mendorong lahirnya talenta-talenta baru melalui pembinaan berkelanjutan, khususnya di bidang seni dan budaya.