SULTENG RAYA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Cabang Palu bersama DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Tengah memperkuat sinergi strategis dalam mendorong pengembangan dunia usaha, memperluas konektivitas bisnis, serta membangun ekosistem usaha yang lebih terintegrasi di Sulawesi Tengah.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam Business Coffee Meeting BTN Cabang Palu bersama DPP APINDO Sulawesi Tengah, Kamis (24/9/2026), di Milenium Waterpark, Jalan Emmy Saelan, Kota Palu.
Dari BTN, pertemuan dihadiri Herry Gerald Talupun selaku Branch Manager BTN Cabang Palu, Theresia Rigatri Lawoliyo selaku Deputy Business BTN Cabang Palu, Harry Kevinta selaku Strategic & Analytic Officer, Hapsari Anggita selaku Business Partnership Officer, serta Kevin Manik selaku SME and Credit Program Manager BTN Cabang Palu.
Sementara dari DPP APINDO Sulawesi Tengah hadir Wijaya Chandra selaku Ketua, Ito Lawputra selaku Sekretaris, Musafir Muhaemin selaku Wakil Ketua 4, Rudy Saputra dari Bidang Jasa Konstruksi & Real Estate Indonesia, Sulaeman selaku Staf Ahli APINDO sekaligus Direktur Utama Perumda Kota Palu, serta Leopold sebagai anggota APINDO.
Pertemuan membahas sejumlah peluang strategis, mulai dari pengembangan Business Matching, pembiayaan usaha, trade finance, pemberdayaan UMKM, pengembangan warung modern bersama Indogrosir, hingga optimalisasi transaksi melalui berbagai layanan perbankan BTN seperti EDC, QRIS dan Bale Ekobis.
Business Matching Buka Peluang Pasar Baru
Salah satu fokus utama adalah pengembangan Business Matching sebagai wadah mempertemukan pengusaha anggota APINDO dengan calon buyer, supplier, distributor, mitra usaha maupun investor, berdasarkan kebutuhan dan potensi bisnis masing-masing.
Business Matching juga diarahkan untuk membuka konektivitas perdagangan antardaerah, sehingga produk, komoditas dan jasa dari Sulawesi Tengah berpeluang mendapatkan akses pasar yang lebih luas. Sebaliknya, kebutuhan bahan baku, barang maupun jasa pelaku usaha di Sulawesi Tengah dapat dipertemukan dengan supplier potensial dari daerah lain.
Dengan konsep tersebut, sinergi BTN dan APINDO diharapkan berkembang dari sekadar networking menuju transaksi bisnis nyata yang memberikan manfaat bagi para pelaku usaha.
BTN Dukung Pembiayaan dan Trade Finance
BTN mengambil peran sebagai financial enabler dengan menghadirkan solusi pembiayaan dan transaksi untuk mendukung peluang usaha yang terbentuk melalui Business Matching.
Selain kredit usaha dan fasilitas transaksi, BTN juga menawarkan dukungan trade finance, antara lain Letter of Credit (LC) untuk transaksi perdagangan internasional serta Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) untuk mendukung transaksi perdagangan dalam negeri, sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Branch Manager BTN Cabang Palu Herry Gerald Talupun mengatakan kolaborasi dengan APINDO memiliki potensi besar karena dapat mempertemukan jaringan dunia usaha dengan berbagai solusi pembiayaan dan transaksi perbankan.
“Kami ingin kolaborasi BTN dan APINDO bergerak dari networking menuju transaksi nyata. Ketika pengusaha membutuhkan pasar, buyer, supplier, pembiayaan maupun solusi transaksi, kita dapat membangun ekosistemnya bersama. BTN siap mendukung dari sisi pembiayaan, transaksi hingga trade finance,” ujar Herry.
Perkuat UMKM dan Ekosistem Bisnis
Pertemuan juga membahas peluang pengembangan warung modern bersama Indogrosir, pemberdayaan UMKM kemitraan, akses kredit usaha, serta optimalisasi transaksi perusahaan dan merchant melalui berbagai layanan BTN.
Ke depan, sinergi akan diarahkan melalui joint gathering dan Business Matching, pemetaan kebutuhan pembiayaan perusahaan, serta identifikasi potensi perdagangan dan investasi yang dapat dikembangkan bersama anggota APINDO.
Kolaborasi juga dapat diperluas melalui talkshow tematik bersama pengusaha dan marketing challenge bagi mahasiswa, sehingga tercipta konektivitas yang lebih luas antara dunia usaha, perbankan, UMKM dan generasi muda.
MoU Jadi Entry Point Kolaborasi Lebih Masif
Sebagai tindak lanjut dari Business Coffee Meeting tersebut, BTN Cabang Palu dan DPP APINDO Sulawesi Tengah akan menjadwalkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai entry point untuk membangun kolaborasi yang lebih terstruktur, luas dan berkelanjutan.
MoU tersebut diharapkan menjadi landasan untuk mengembangkan berbagai program bersama secara lebih konkret, mulai dari Business Matching, perluasan pasar dan perdagangan antardaerah, pembiayaan usaha, trade finance, penguatan transaksi hingga pemberdayaan UMKM.
Melalui sinergi tersebut, APINDO dapat berperan sebagai agregator potensi dan kebutuhan dunia usaha, sementara BTN menjadi financial enabler yang mendukung kebutuhan pembiayaan dan transaksi.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masing-masing institusi, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang saling menguntungkan bagi anggota APINDO, pelaku usaha dan UMKM, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekosistem bisnis dan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.
