SULTENG RAYA— Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu) menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman mengenai literasi dan inklusi keuangan melalui kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memahami pengelolaan keuangan secara bijak, sekaligus mengenal lebih jauh peran LPS sebagai lembaga yang memiliki tugas dalam menjamin simpanan nasabah pada bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palu mengapresiasi pelaksanaan kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang digelar di lingkungan kampus. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat relevan bagi mahasiswa karena dapat menjadi bekal dalam mengembangkan pengetahuan dan kemampuan mengelola keuangan di tengah perkembangan era global.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua LPS Sulawesi Tengah, beserta jajaran yang telah memilih dan menyelenggarakan kegiatan tersebut di Universitas Muhammadiyah Palu. “Kegiatan seperti ini sangat bagus bagi mahasiswa untuk mengembangkan pemahaman tentang literasi keuangan. Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Prayetno bersama jajaran atas terselenggaranya kegiatan ini di Universitas Muhammadiyah Palu,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan ekonomi dan teknologi di era global membuat pemahaman mengenai keuangan menjadi semakin penting, khususnya bagi generasi muda. Mahasiswa sebagai kelompok yang akan memasuki dunia profesional maupun menjadi pelaku usaha dinilai perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai pengelolaan keuangan.