SULTENG RAYA-Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana ke-56 dan Pascasarjana ke-12 di Gedung Banua Kaili, Jalan Rusdy Toana, Kelurahan Talise, Kota Palu, Sabtu (5/9/2026).
Wisuda tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D., Kabag Umum LLDIKTI Wilayah XVI Dr. Irwin Halid, M.Si., Sekretaris Kopertais Wilayah VIII Dr. K.H. Nur Taufiq Sanusi Baco, M.Ag., Seprov Sulteng Dr. Novalina, MM., serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam wisuda tersebut, sejumlah lulusan mendapatkan penghargaan masing-masing dua dari jenjang sarjana dan dua dari pascasarjana, berhasil mencatatkan prestasi akademik dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.
Salah satu lulusan yang meraih IPK sempurna adalah I Wayan Amerta Yoga dari Program Studi S1 Ilmu Hukum. Selain meraih IPK 4,00, Wayan juga tercatat sebagai lulusan dengan masa studi tercepat pada jenjang sarjana. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan dalam waktu tiga tahun lima bulan lima hari.
Dari jenjang pascasarjana, capaian IPK sempurna 4,00 diraih Umi Kalsum dari Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat.
Selain penghargaan bagi lulusan dengan capaian akademik tertinggi, Unismuh Palu juga memberikan penghargaan khusus kepada wisudawan berdasarkan usia.
Predikat wisudawan termuda diraih Mirna dari Program Studi S1 Manajemen. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan pada usia 20 tahun tujuh bulan lima hari.
Sementara predikat wisudawan tertua diraih Azhar Nontji dari Program Studi Magister Manajemen. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan magister pada usia 64 tahun empat bulan 25 hari.
Dalam kesempatan tersebut, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D., mengajak para orang tua wisudawan untuk tetap mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada Unismuh Palu.
Ia berharap keberhasilan anak-anak mereka menyelesaikan pendidikan dapat menjadi pintu bagi keluarga untuk kembali memilih Unismuh Palu sebagai tempat menempuh pendidikan bagi anggota keluarga lainnya.
“Kalau hari ini anaknya selesai S1, mudah-mudahan tahun depan bisa memasukkan lagi paling tidak dua anaknya lagi masuk di Universitas Muhammadiyah Palu ini,” ujarnya.
Menurut Erwin, dukungan masyarakat dan keluarga besar mahasiswa menjadi bagian penting dalam mendorong Unismuh Palu untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
Ia berharap Unismuh Palu dapat terus berkembang secara kuantitas maupun kualitas serta memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa dan orang tua sebagai bagian dari keluarga besar perguruan tinggi Muhammadiyah tersebut.
Pada kesempatan itu, Erwin juga menyampaikan permohonan maaf kepada para wisudawan dan keluarga apabila selama menjalani proses pendidikan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
“Mewakili Majelis Diktilitbang dan seluruh civitas akademika menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perkembangan Unismuh Palu hingga mampu mewujudkan cita-cita menghadirkan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Tanah Tadulako.
Sementara itu, Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM., mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
Menurut Rajindra, lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, khususnya perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
“Saudara harus terus belajar dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, berani berinovasi, dan memiliki etos kerja yang tinggi,” pesan Rajindra kepada para wisudawan.
Ia menegaskan, keberhasilan yang diraih para wisudawan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Di balik pencapaian tersebut terdapat doa orang tua, dukungan keluarga, bimbingan dosen, tenaga kependidikan, serta pertolongan Allah SWT.
Karena itu, Rajindra meminta para lulusan tidak hanya membawa pengetahuan dan gelar akademik setelah meninggalkan kampus, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jadilah lulusan Unismuh yang mampu menghadirkan ilmu sebagai solusi di mana pun Saudara berada,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar para lulusan senantiasa membawa nilai-nilai Islam, kemajuan, amanah, kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap kemanusiaan dalam menjalankan profesi maupun kehidupan sosial.
Rajindra berharap para alumni Unismuh Palu berani mengambil peran dalam membangun masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, gelar akademik yang diperoleh bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Bawalah ilmu yang telah diperoleh untuk memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Rajindra.ENG
