SULTENGRAYA – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Morowali Utara (Morut) resmi menggelar kompetisi Liga Pelajar 2026 sebagai langkah strategis menjaring bibit-bibit muda potensial. Kompetisi antar pelajar SMA sederajat ini digelar demi mempersiapkan tim terbaik Kabupaten Morut menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X November 2026 mendatang di Kabupaten Morowali.
Pembukaan Liga Pelajar berlangsung meriah di Lapangan Morokoa, Kolonodale, Petasia, Jumat (28/8/2026) ditandai tendangan bola pertama oleh Ketua DPRD Morowali Utara Hj. Wardah Dg Mamala dan Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi. Turut hadir anggota DPD RI Febrianti Hongkiriwang, Kapolres Morowali Utara AKBP Junaidy Anthonius Weken, Ketua Askab PSSI Moriu Ince M. Arief Ibrahim sejumlah anggota DPRD Morut, kepala-kepala OPD, camat serta para kepala sekolah dan guru olahraga dari belasan sekolah peserta.
Ketua Askab PSSI Morut Ince M. Arief Ibrahim menjelaskan bahwa pemain yang tampil menonjol selama liga pelajar berlangsung akan dipanggil mengikuti seleksi lanjutan di pusat latihan Askab untuk di persiapkan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X di Kabupaten Morowali bulan November mendatang.
Ia menyampaikan liga pelajar ini ini ibarat etalase bakat. Semua pemain muda punya kesempatan yang sama untuk dilihat, dinilai, dan dipilih. Dari sini pihak Askab PSSI akan meramu kerangka tim Porprov yang solid.
Selain aspek teknik dan fisik, Askab PSSi juga menekankan pentingnya mental bertanding dan kedisiplinan. Para pemain diwajibkan menjaga sikap sportif di dalam maupun luar lapangan. Wasit berlisensi resmi pun diterjunkan agar kualitas pertandingan tetap terjaga.
Dengan digelarnya Liga Pelajar ini, Askab PSSI Morut berharap dapat melahirkan generasi pemain muda yang tidak hanya siap menghadapi Porprov, tetapi juga menjadi fondasi kekuatan sepak bola Morowali Utara di masa depan.
Sementara itu Bupati Morut Delis Julkarson Hehi dalam sambutannya menegaskan bahwa Liga Pelajar bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan bagian dari pembinaan berjenjang yang dirancang untuk menyongsong Porprov.
Kabupaten Morut tidak ingin mencari pemain secara instan menjelang Porprov. Liga Pelajar ini digelar sejak sekarang agar proses seleksi berjalan alami, terukur, dan menghasilkan pemain yang benar-benar siap tempur membela kontingen bumi tepo asa aroa.
Kompetisi tahun ini diikuti 17 putra dari sejumlah SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Morowali Utara. Seluruh pertandingan akan dipantau langsung oleh tim pemandu bakat Askab PSSI Morut serta pelatih tim Porprov setempat. Sejumlah perusahaan ikut terlibat sebagai sponsor dalam kompetisi tersebut antara lain, perusahaan nikel PT Gunbuster Nickel Industri (GNI), PT COR, Mamala Group, PT TDU, CV Putri Perdana dan lainnya. VAN