SULTENGRAYA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 empat Desa Kecamatan Bungku Selatan Kabupaten Morowali ditutup setelah merampungkan berbagai target pembangunan fisik dan non-fisik.
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bersama Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid resmi menutup pelaksanaan program TMMD ke-129 tahun 2026 di Desa Umbele, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali Jumat (14/8/2026).
Upacara penutupan berlangsung khidmat di lapangan utama Desa Umbele tersebut menandai penyerahan hasil proyek pembangunan fisik dan non-fisik kepada pemerintah Daerah Kabupaten Morowali. Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah bahu-membahu menyelesaikan seluruh target program tepat waktu.
Pangdam menegaskan bahwa keberhasilan TMMD merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat roda pembangunan di daerah tertinggal.
“TMMD bukan sekadar program membangun infrastruktur, melainkan wadah untuk merawat semangat gotong royong bangsa. Hasil yang kita lihat hari ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi yang solid di lapangan,” ujar Pangdam di hadapan para peserta upacara.
Sementara itu, Bupati Morowali Icsan B Abdul Rauf menyatakan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas kerja keras para prajurit TNI bersama masyarakat. Kehadiran TNI di desa dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, terutama pada daerah yang sulit dijangkau.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI. Program ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan besar untuk memajukan daerah,” ujar bupati dalam sambutannya.