Selain pembangunan infrastruktur seperti akses jalan dan fasilitas penunjang lain, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial dan budaya gotong royong yang menjadi akar kekuatan masyarakat desa. Keberhasilan ini diharapkan dijaga dan dirawat bersama oleh warga setempat.
“Sangat luar biasa (hasilnya) dikerjakan dalam satu bulan, harapan kita bagaimana TMMD ini dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat, dalam percepatan (pembangunan ekonomi)” ujarnya.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini juga menyampaikan hal serupa. Pelaksanaan program TMMD yang berjalan sukses mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari Polres Morowali.
Kapolres menyampaikan bahwa keberhasilan TMMD merupakan wujud nyata dari soliditas yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, program ini membawa dampak ganda, yaitu kemajuan infrastruktur desa sekaligus penguatan keamanan lingkungan. “Saya sangat apresiasi, luar biasa yang telah dilakukan oleh pak Dandim (1311 Morowali) dan timnya, Polri selalu mendukung bersama Pemerintah Daerah, apabila ada program lainnya, kami siap membantu,” tegasnya.
Dandim 1311 Morowali Letkol Inf Boyke Baja Imanuel Sirait menyatakan Tentara itu berasal dari rakyat, dibesarkan oleh rakyat, dan berjuang bersama rakyat. Maka, segala tenaga, pikiran, dan keringat yang dicurahkan prajurit dalam TMMD ini adalah wujud pengabdian yang tulus untuk kembali membangun dan menyejahterakan rakyat
“Tentara berasal dari rakyat, untuk itu saya, pak Bupati, pak Kapolres dengan pak Danyon (Danyonif TP) 825/Garuda Yudha Sakti) semua satu padu dengan masyarakat membangun ini, saya harapkan kita jaga, kita jalin, semoga semakin kompak, pulau Umbele, Kecamatan Bungku Selatan, Morowali, Sulawesi Tengah, makin maju kedepannya,” tukasnya. VAN