SULTENG RAYA – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi pembunuhan yang menimpa satu keluarga di Jalan Sungai Manonda Lorong PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, pada Minggu malam (26/7/2026).
Peristiwa memilukan tersebut merenggut nyawa Jamil (30) dan putranya yang masih berusia 2 tahun, Riski, sementara sang istri, Nur Hanisa (23), mengalami luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.
Gubernur Anwar Hafid mengatakan, tragedi yang menimpa keluarga kecil itu telah menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Terlebih, seorang anak yang masih sangat belia turut menjadi korban dalam peristiwa yang mengundang keprihatinan semua pihak.
“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum Jamil dan ananda Riski mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara Ibu Nur Hanisa diberikan kekuatan, kesembuhan, dan ketabahan untuk melewati cobaan yang sangat berat ini,” ujar Gubernur.