SULTENG RAYA – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar acara pisah sambut Pejabat Manajerial Eselon V yang dirangkaikan dengan peluncuran (launching) inovasi layanan digital terbaru bernama Aplikasi SAHABAT (Sistem Akses Hubungan Anak dan Keluarga Berbasis Teknologi), Senin (6/7/2026).

Suasana haru sekaligus optimisme menyelimuti aula LPKA Palu saat melepas dua pejabat lama yang telah berdedikasi tinggi, yaitu Henny dan John. Pada saat yang sama, LPKA Palu resmi menyambut tiga srikandi yang menjadi pejabat baru, yakni Salma, Hasmawati, dan Kusumawati, yang siap membawa energi baru dalam roda organisasi.

Suasana haru sekaligus penuh optimisme menyelimuti aula acara saat Henny dan John menyampaikan salam perpisahan dan terima kasih atas kerja sama seluruh jajaran selama mereka mengabdi.

Mewakili pejabat baru, Salma yang sebelumnya menjabat sebagai Kaur Umum Lapas Kelas IIA Palu dan kini berpindah tugas menjadi Kasubsi Perawatan LPKA Palu, menyampaikan kesiapannya untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan dan beradaptasi cepat dengan lingkungan kerja yang baru.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kami siap bersinergi, bekerja keras, dan melanjutkan fondasi kebaikan yang telah dibangun oleh Ibu Henny dan Bapak John demi kemajuan pembinaan anak-anak kita di LPKA Palu,” ujar Salma dalam sambutannya.

Tidak sekadar seremonial pisah sambut, momentum ini menjadi sangat spesial dengan diluncurkannya Aplikasi SAHABAT. Aplikasi ini merupakan proyek gagasan dari Kasi Registrasi dan Klasifikasi, Parlan sebagai bagian dari Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang diikutinya.

Parlan menjelaskan bahwa SAHABAT hadir sebagai solusi konkret berbasis teknologi untuk memangkas jarak antara anak binaan dan orang tua mereka.

“Aplikasi SAHABAT dirancang untuk mempermudah akses komunikasi dan keterbukaan informasi. Melalui sistem ini, keluarga bisa mendaftar kunjungan secara online dan memantau perkembangan pembinaan anak mereka dari rumah. Ini adalah wujud digitalisasi pelayanan yang humanis,” jelas Parlan saat memaparkan aksi perubahannya.

Kepala LPKA Kelas II Palu, Welli, secara resmi membuka kegiatan sekaligus meresmikan peluncuran Aplikasi SAHABAT. Dalam sambutannya, Welli memberikan apresiasi tinggi baik kepada para pejabat yang bermutasi maupun kepada inovasi digital yang lahir hari ini.

“Mutasi adalah penyegaran organisasi. Terima kasih kepada Ibu Henny dan Bapak John atas dedikasinya, dan selamat bekerja untuk Ibu Salma, Ibu Hasmawati, dan Ibu Kusumawati. Bersamaan dengan ini, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Aplikasi SAHABAT resmi saya luncurkan. Saya berharap aplikasi ini benar-benar menjadi ‘sahabat’ yang mendekatkan hubungan emosional anak binaan dan keluarganya, karena dukungan keluarga adalah kunci utama keberhasilan pembinaan,” tegas Welli dalam sambutannya.

Melalui kolaborasi kepemimpinan baru dan implementasi teknologi tepat guna ini, LPKA Kelas II Palu kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis, modern, dan berdampak nyata.*/YAT