Penulis: MaghFirah Afriani Latif, Mahasiswa UIN Datokarama Palu

Introvert adalah tipe kepribadian yang cenderung memusatkan perhatian pada pikiran, perasaan, dan suasana hati yang berasal dari dalam diri sendiri. Mereka  memulihkan energi dengan menyendiri dan lebih menyukai interaksi mendalam dengan sedikit orang. Misalnya, mereka lebih suka bepergian sendiri, mengerjakan tugas dan tidak terlalu tertarik  ke tempat ramai, tidak ingin menjadi pusat perhatian.

Bagi mahasiswa introvert, kunci utama beradaptasi di lingkungan kampus adalah dengan menyeimbangkan energi sosial dan akademik. Hal ini bisa dilakukan  melalui manajemen energi yang terstruktur, fokus membangun relasi secara mendalam

Pola komunikasi  mahasiswa introvert  ditandai oleh dialog yang intens, refleksi mendalam dan kecenderungan memproses informasi secara internal  sebelumnya  merespons mereka lebih mengandalkan memori dan analisis mandiri serta membutuhkan waktu untuk merumuskan ide sebelum mengunkapkannya ke dalam lingkungan akademik maupun sosial.

Mahasiswa dengan berkepribadian introvert cenderung lebih suka menyendiri dan memiliki lingkaran sosial yang terbatas sehingga tantangan mahasiswa introvert  dalam membangun hubungan sosial yang baik, oleh karena itu untuk membangun pola komunikasi  mahasiswa yang berkepribadian introvert  untuk membangun hubungan sosial dalam untuk mengidentifikasi pola komunikasi yang  di lakukan  oleh Mahasiswa

Di lingkungan kita pasti pernah bertemu dengan orang  yang introvert  di mana orang  tersebut lebih memilih menyendiri dan menjauhkan diri dari keramain lebih nyaman menyendiri namun sangat penting bagi mahasiswa untuk bersosialisasi di karenakan bersosialisasi sangat penting bagi mahasiswa untuk membangun jaringan  profesional (networking), mengasah keterampilan komunikasi dan kerja sama, serta menjaga kesehatan mental. Interaksi sosial di lingkungan kampus juga membuka peluang kolaborasi dan memperluas wawasan yang krusial untuk kesiapan kerja

Namun  di zaman sekarang orang  yngg introvert  lebih cenderung menjadi sasaran (bully/ di jauhi oleh teman” sekitar nya karena fakta  nya mereka mempunyai sifat pendiam bisa di salah artikan sebagi kelemahan sulit mengekspresikan emosi secara lansung di salah artikan  sebagai tidak mampu membela diri, mahasiswa introvert  seringkali merasa kesulitan bersosialisasi faktor utama nya yaitu rasa tidak percaya diri (kecemasan sosial), kendala komunikasi, (seperti perbedaan bahasa atau  logat, terutama bagi mahasiswa rantau), serta kegagalan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Namun  orang  yang introvert  biasa nya bisa menjadi pendengar yang sangat baik karena justru mereka lah yang lebih memahami kita mereka juga sangat mandiri mampu menjalin  hubungan sosial yang berkualitas oleh karena itu menjadi mahasiswa sangat penting untuk bersosialisasi di lingkungan kampus.