SULTENG RAYA – Sebagai wujud nyata kepedulian sosial yang mendalam, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Minggu (31/5). Langkah responsif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mempercepat pemulihan pascabencana dan meringankan beban warga yang sedang mengalami masa-masa sulit.
Melalui kolaborasi strategis antara program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, sebanyak 535 paket sembako disalurkan secara merata kepada masyarakat di lima desa yang terdampak paling parah. Lima desa tersebut meliputi; Desa Biau, Desa Tolitehu, Desa Malingkapoto, Desa Pontolo, dan Desa Olevano.
Selain bantuan kebutuhan pokok (sembako), PLN juga menyalurkan pakaian layak pakai yang menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi warga yang kehilangan harta bendanya akibat terendam banjir.
Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan secara terpusat melalui Posko Bantuan Penanggulangan Bencana Kecamatan Biau. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh jajaran Manajemen PLN UP3 Gorontalo, bersama Ketua dan Anggota YBM PLN UP3 Gorontalo, serta anggota Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN UP3 Gorontalo. Keterlibatan berbagai unsur internal PLN ini menegaskan soliditas dan sinergi korporasi dalam merespons aksi kemanusiaan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan kewajiban moral PLN sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga pada aspek sosial kemasyarakatan.
“Kami di PLN berkomitmen penuh untuk hadir secara utuh bagi masyarakat. Tidak hanya memastikan infrastruktur kelistrikan segera pulih pascabencana agar aktivitas warga kembali terang, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan mereka. Bantuan kemanusiaan melalui TJSL PLN Peduli dan YBM ini adalah bukti nyata bahwa PLN senantiasa berdiri bersama masyarakat, bahu-membahu dalam kondisi apa pun untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan sosial di Gorontalo Utara,” ungkap Usman.
Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Biau tidak hanya melumpuhkan mobilitas harian, tetapi juga memukul kondisi sosial dan ekonomi warga setempat. Manajer PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menjelaskan bahwa fokus PLN sejak awal bencana adalah menyelaraskan aspek keselamatan kelistrikan dengan aksi sosial.