SULTENG RAYA-Menjelang pelaksanaan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Kota Palu, penataan lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu sebagai kawasan utama pelaksanaan kegiatan terus dilakukan. Salah satunya dengan membongkar secara bertahap Gedung Dekanat Fakultas Agama Islam (FAI) menggunakan alat berat, Senin (2/11/2026) malam.

Pembongkaran gedung tersebut merupakan bagian dari upaya penataan kawasan kampus untuk menyambut hajatan besar Muhammadiyah yang tinggal 10 hari lagi. Terlebih, Unismuh Palu menjadi salah satu pusat penyelenggaraan kegiatan yang akan dihadiri pimpinan Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.

Seiring dengan pembongkaran itu, Dekan FAI bersama seluruh jajaran dan staf kini menempati gedung baru yang lokasinya tidak jauh dari Gedung Banua Kaili Rusdy Toana.

Rektor Unismuh Palu sekaligus Ketua Panitia Penerima Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM, mengatakan, pembongkaran gedung lama dilakukan karena posisinya berada tepat di jalur jalan tengah kampus.

“Ini adalah penataan lingkungan,” ujar Rajindra, Senin (2/11/2026).

Pelaksanaan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 15 November 2026 di Kota Palu. Agenda nasional tersebut rencananya akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Selain Presiden, kegiatan ini juga akan dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah beserta jajaran pimpinan Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.

Tanwir merupakan forum permusyawaratan tertinggi kedua di Muhammadiyah setelah Muktamar. Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai persoalan organisasi, kebangsaan, serta menentukan arah gerakan Muhammadiyah ke depan.

Dengan waktu persiapan yang semakin dekat, pembenahan kawasan kampus terus dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas dan lingkungan penyelenggaraan siap menyambut para peserta serta tamu undangan yang akan hadir di Kota Palu. ENG