Dalam kesempatan yang sama, BI Sulteng juga menyoroti perkembangan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah Sulawesi Tengah.
Meskipun volume penggunaannya masih berada di bawah Provinsi Sulawesi Selatan di kawasan Indonesia Timur, tingkat pertumbuhan (growth) transaksi QRIS di Sulteng menunjukkan tren positif yang signifikan, yakni melesat lebih dari 280 persen.
Total pengguna QRIS di Sulawesi Tengah sejak pertama kali diluncurkan hingga data kuartal kedua tercatat telah mencapai sekitar 409.000 pengguna, yang mencakup pelaku UMKM serta masyarakat umum.
BI optimis adopsi ekosistem digital ini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah serta mendukung target pencapaian ekonomi yang efisien lewat slogan QRIS CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal).
Untuk mengantisipasi celah kejahatan digital, BI terus memperkuat infrastruktur sistem pembayaran perbankan sekaligus mengimbau masyarakat untuk menerapkan prinsip PEKA (Peduli, Kenali, Adukan) guna mengantisipasi segala bentuk kecurangan atau modus kejahatan baru. WAN