“Kalau kita mau menang ya, kita harus memperbanyak silaturahmi. Kita harus hadir di setiap masalah yang dihadapi oleh masyarakat, dan selalu hadir sebagai solusi,” ucapnya.

Safri juga mengingatkan para kader partai yang mendapat amanah sebagai anggota DPRD untuk mendukung program-program pemerintah yang pro terhadap rakyat serta konsisten menyuarakan kepentingan masyarakat. “PKB harus mampu berfungsi sebagai jembatan yang efektif antara masyarakat dan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan,” ucapnya.

Lebih jauh, Safri menyampaikan target strategis PKB Sulteng pada pemilu 2029 mendatang, yakni meraih kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah untuk pertama kalinya. Selain itu, PKB juga menargetkan penambahan kursi legislatif di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Target strategis selanjutnya adalah PKB bisa pecah telur dengan meraih kursi di DPR RI dari Dapil Sulteng. Untuk DPRD Provinsi dan kabupaten/kota harus menambah kursi, kalau perlu rebut unsur pimpinan,” bebernya.

Namun, Safri mewanti-wanti agar para kader PKB tidak terjebak dalam cara berpikir bahwa politik hanya soal menang pemilu, mendapatkan jabatan, kemudian merasa perjuangan sudah selesai. “Jangan sampai kita sibuk menghitung berapa kursi yang ingin diraih, tetapi lupa menghitung berapa persoalan masyarakat yang sudah kita bantu selesaikan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Safri tak lupa menyampaikan selamat kepada Ketua DPC PKB Morowali Utara beserta seluruh jajaran pengurus yang mendapatkan amanah untuk menjalankan roda organisasi pada periode 2026–2031. “Amanah yang diberikan oleh Ketua Umum DPP PKB, Gus Muhaimin Iskandar, harus kita jawab dengan kerja nyata, loyalitas, kedisiplinan, dan prestasi organisasi. Selamat mengemban amanah perjuangan,” tutupnya. WAN