Selain melakukan peninjauan fisik, kegiatan monitoring dan evaluasi ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala maupun hambatan yang berpotensi memengaruhi kelancaran pelaksanaan pekerjaan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tim diharapkan dapat memberikan rekomendasi dan masukan yang konstruktif sebagai langkah perbaikan serta percepatan penyelesaian pekerjaan, tanpa mengabaikan aspek mutu, keselamatan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan rehabilitasi ruang deteni pada Kantor Imigrasi Palu dapat berjalan secara optimal, transparan, dan akuntabel, serta menghasilkan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan standar yang telah ditetapkan. Kunjungan Tim UKPBJ Direktorat Jenderal Imigrasi ini juga menjadi bentuk komitmen dalam mendorong pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang efektif, berkualitas, dan tepat waktu demi mendukung peningkatan sarana dan prasarana pelayanan keimigrasian.*/YAT