Sinergi ini difokuskan pada pemetaan potensi kebutuhan daya sejak tahap awal pengusulan lokasi kawasan, identifikasi kesiapan jaringan, serta sinkronisasi jadwal pembangunan agar proses penyambungan baru (pasang baru) dapat berjalan lebih efisien dan terencana.
Wahyu menambahkan bahwa untuk memberikan kepastian dan kemudahan transaksional bagi para pengembang maupun calon penghuni rumah, PLN menyediakannya secara transparan melalui kanal digital.
“Kami terus mendorong pemanfaatan aplikasi PLN Mobile sebagai solusi digital terintegrasi. Baik pengembang maupun masyarakat kini dapat mengajukan permohonan pasang baru, perubahan daya, hingga memantau proses pelayanan secara riil, cepat, dan transparan dari mana saja,” tutup Wahyu.
Kolaborasi tripartit antara PLN, APERSI, dan Bank BTN ini diharapkan tidak hanya mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor properti, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta mendorong roda perekonomian daerah yang berkelanjutan di Sulawesi Tengah.*/HJ