Wahyu menambahkan bahwa tantangan kelistrikan ke depan memerlukan insan PLN yang responsif, adaptif, serta memiliki dedikasi tinggi. Keberadaan Ranger PLN diharapkan menjadi penggerak utama dalam menjaga keandalan pasokan listrik, mempercepat transisi energi bersih, serta memberikan respon cepat terhadap kebutuhan pelanggan di lapangan.

Rangkaian kegiatan Ranger Bootcamp diisi dengan berbagai simulasi kepemimpinan, outbound training, strategi pemecahan masalah (problem solving), hingga pembekalan budaya kerja berlandaskan nilai-nilai perusahaan.

Selama pelaksanaan bootcamp, para peserta juga digembleng melalui latihan kedisiplinan fisik dan ketahanan mental guna membangun karakter kepemimpinan yang tangguh di bawah tekanan. Metode ini dirancang agar para leader PLN tidak hanya andal dalam merumuskan strategi bisnis, tetapi juga sigap, empatik, serta mampu mengambil keputusan secara tepat saat menghadapi situasi darurat di lapangan kelistrikan.

Selain pembekalan internal, kegiatan ini turut menegaskan komitmen PLN UID Suluttenggo untuk menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas. Hasil dari penguatan sinergi ini diharapkan dapat langsung dirasakan oleh pelanggan melalui efisiensi koordinasi antar unit, responsivitas penanganan gangguan yang lebih cepat, serta inovasi layanan digital yang semakin mempermudah akses kelistrikan di seluruh penjuru Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.

Melalui semangat “Rise Higher, Go Further”, PLN UID Suluttenggo optimistis seluruh insan PLN yang terlibat siap melangkah lebih jauh dan terbang lebih tinggi untuk memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara melalui pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkualitas.*/HJ