Ketiga, interkoneksi membuat negara-negara di dunia saling bergantung satu sama lain. Konflik di suatu kawasan dapat berdampak luas terhadap negara lain. Dalam konteks tersebut, Islam dinilai memiliki kesiapan untuk membangun hubungan dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

Syamsi Ali juga menyoroti perkembangan Islam di Amerika Serikat yang menghadapi beragam tantangan. Namun, menurut dia, perkembangan Islam di negara tersebut terus berlangsung dan semakin menunjukkan eksistensinya. Ia turut menyinggung jejak sejarah Islam di Amerika, termasuk keberadaan Alquran tulisan tangan yang dikaitkan dengan budak asal Afrika. Di hadapan mahasiswa, ia menegaskan pentingnya kepercayaan diri bagi umat Islam dalam menghadapi pergaulan dunia. “Pentingnya kepercayaan diri. Dalam pergaulan dunia harus percaya diri, tidak boleh ada perasaan minder,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWM Sulteng, H. Muh. Amin Parakkasi, menilai kiprah Syamsi Ali di Amerika Serikat menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai Islam berkemajuan dan Islam sebagai rahmatan lil alamin dapat diwujudkan dalam kehidupan sosial. Menurut Amin, pengalaman Syamsi Ali dalam membangun dakwah dan berkontribusi di tengah masyarakat Amerika Serikat memberikan pelajaran penting bagi kader Muhammadiyah.

Ia berharap mahasiswa dapat menyerap pengalaman dan pemikiran Syamsi Ali, mulai dari perjalanan pendidikan pesantren, menuntut ilmu di luar negeri, hingga mengembangkan dakwah di Amerika Serikat. “Ini memberikan motivasi dan inspirasi kepada kita semua bahwa untuk menjadikan Islam berkemajuan dan Islam sebagai rahmatan lil alamin adalah sebuah keniscayaan yang sudah dipraktikkan oleh beliau,” ungkap Amin.

Rektor Unismuh Palu, Prof. Rajindra, menyampaikan terima kasih kepada Syamsi Ali yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan pencerahan kepada civitas akademika Unismuh Palu. Rajindra berharap kehadiran tokoh Muslim yang berkiprah di New York tersebut dapat memberikan inspirasi dan memperkuat semangat mahasiswa untuk menjadi generasi yang berkemajuan, berdaya saing, serta mampu berkontribusi di tingkat global. ENG