Sementara itu, Wali Kota Hadianto Rasyid, menyambut baik kunjungan tersebut.  Wali kota menyampaikan bahwa pertemuan bersama Imam Shamsi Ali menghasilkan sejumlah gagasan yang berpotensi dikembangkan untuk mendukung pembangunan Kota Palu.

Wali kota menilai, pengalaman dan jaringan internasional yang dimiliki Imam Shamsi Ali selama berkiprah di New York dapat menjadi peluang untuk memperluas kerja sama serta menghadirkan perspektif baru bagi kemajuan daerah.

“Tadi ada beberapa gagasan yang kemudian muncul. Mudah-mudahan kita akan melihat seperti apa peluang yang bisa kita ambil dari adanya orang tua kita, Pak Imam di New York, yang semoga bisa memberikan sebuah penguatan bagi kita di Kota Palu ke depan,” ujar wali kota.

Menurut wali kota, berbagai gagasan tersebut akan menjadi bahan untuk melihat peluang kolaborasi yang relevan dan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kota Palu di masa mendatang. Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga membuka ruang komunikasi antara Pemerintah Kota Palu dan tokoh Muslim yang memiliki pengalaman serta jejaring internasional.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terbangun kolaborasi yang dapat memperkuat pembangunan daerah, mendorong kehidupan sosial yang harmonis, serta mempertahankan toleransi sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Kota Palu dan bangsa Indonesia. ABS