Senada dengan hal itu, Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, mengatakan kapasitas pembangkit akan ditambah secara bertahap, masing-masing 15 MW, hingga mencapai total 50 MW. “Ini baru merupakan langkah awal, 20 MW. Akan menyusul lagi 15 MW dan akan menyusul lagi 15 MW sampai akhir bulan November. Dan total kapasitas PLTD Sidera ini sebesar 50 MW,” ujar Rizal.

Rizal menjelaskan, Sulawesi Tengah menjadi prioritas penyediaan listrik karena kontribusinya terhadap perekonomian nasional, terutama melalui ekspor mineral dan produk turunannya. Sistem kelistrikan tersebut juga direncanakan mendukung wilayah di luar Kota Palu.

Melalui pengembangan infrastruktur pembangkitan dan penguatan sistem kelistrikan, PLN terus berupaya memastikan pelanggan memperoleh manfaat dari pasokan listrik yang semakin andal. Kehadiran PLTD Sidera dengan total kapasitas 50 MW nantinya diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas sistem sekaligus menopang ketersediaan daya pada sistem interkoneksi Sulawesi Bagian Selatan, Barat, Tengah, dan Tenggara.

Langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menempatkan kebutuhan pelanggan sebagai prioritas. Terlebih, pertumbuhan kebutuhan listrik sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, dunia usaha, industri, maupun berbagai sektor pembangunan yang membutuhkan dukungan energi listrik yang andal.

Sebagaimana diketahui bahwa PLTD Sidera ini beroperasi secara bertahap dibagi dalam 4 cluster yakni cluster 1 dan 2 sbeesar 20 MW yang sudah diresmikan dan beroperasi sedangkan cluster 3 sebesar 15 MW di awal November  dan cluster 4 sebesar 15 MW diakhir November. HJ