“Total lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 5 hektar, yang merupakan lahan milik Ibu Nurbaya seluas 2,5 hektar dan Ibu Norma seluas 2,5 hektar,” terang Muhajir.
Ia menambahkan, lokasi titik koordinat kebakaran berjarak sangat dekat dengan area operasional perusahaan tambak udang PT Duta Pertiwi Bahari, yaitu sekitar 25 meter.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari 3 personel Polsek Ulubongka, 6 personel Damkar Touna, 1 personel BPBD, serta dibantu warga setempat. Tim memadamkan api menggunakan satu unit armada tangki Damkar serta alat pemotong semak (grass cutter).
Meski demikian, hingga Kamis sore sekitar pukul 16.00 Wita, proses pemadaman terpaksa dihentikan sementara dan api belum sepenuhnya padam akibat kendala geografis di lapangan. “Penyebab pasti kebakaran saat ini masih belum diketahui. Proses pemadaman di lapangan menghadapi kendala berat karena akses menuju titik api sangat sulit dijangkau, berada di area perbukitan dan lembah yang terjal,” jelas Kapolsek.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi angin kencang yang dapat memicu pemicuan api secara luas. AMR