SULTENG RAYA – Lapangan Banteng Olaya menjadi saksi persaingan terakhir 40 pesepak bola muda Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) yang tengah berjuang merebut tempat dalam skuad Porprov 2026.
Selama dua hari, 7-8 Oktober 2026, para pemain menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam seleksi yang digelar Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Parigi Moutong. Dari puluhan pemain tersebut, hanya 21 nama yang nantinya akan mendapat kesempatan mengenakan seragam dan membawa nama daerah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Morowali, Desember mendatang.
Ketua Askab PSSI Parigi Moutong, Efendi Batjo, meminta seluruh pemain tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan secara utuh, bukan hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga kerja sama dalam tim. “Perlihatkan kemampuan kalian secara maksimal pada seleksi terakhir ini. Yakinkan bahwa kalian memang layak mewakili Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Efendi di hadapan para pemain di Lapangan Banteng Olaya, Rabu (7/10/2026).
Menurut Efendi, Porprov bukan hanya tentang memenangkan pertandingan. Ajang tersebut juga menjadi panggung bagi para pemain untuk memperlihatkan kemampuan kepada dunia sepak bola yang lebih luas. “Kalian nanti ibarat dipajang di etalase, menunggu para pencari bakat dari klub-klub profesional yang akan memantau kehebatan kalian di ajang Porprov nanti,” katanya.