SULTENG RAYA– Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat secara psikologis terus dilakukan melalui edukasi kepada generasi muda. Salah satunya melalui pelatihan pencegahan perundungan dan cyberbullying yang digelar di SMAN 1 Banawa, Kabupaten Donggala, belum lama ini.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu bertajuk “Pelatihan Pencegahan Perundungan dan Cyberbullying sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Mental” tersebut diikuti 80 siswa dan siswi kelas X dan XI.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai berbagai bentuk perundungan, dampak yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan mental korban, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghadapi perundungan, baik di lingkungan sekolah maupun media sosial.
Kegiatan dipimpin tim dosen, yang terdiri dari Eli Saripah, S.Kep.Ns., M.Kep.Sp.Kep.J, Aminuddin, S.Kep.Ns., M.Kes, dan Muhammad Yani, S.Kep.Ns., M.Kep.
Dalam penyampaian materi, para peserta mendapatkan edukasi mengenai pengertian dan bentuk-bentuk bullying serta cyberbullying, dampak psikologis yang dapat dialami korban, hingga pentingnya membangun sikap saling menghargai dan berempati terhadap sesama.
Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi dan tayangan video edukasi. Para siswa tidak hanya menyimak, tetapi juga terlibat dalam diskusi, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat mengenai fenomena perundungan dan etika berkomunikasi di media sosial.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Sejumlah siswa mampu memaknai pesan yang disampaikan melalui video edukasi dan mengaitkannya dengan pentingnya menjaga sikap dalam berinteraksi, termasuk saat menggunakan media sosial.