Sementara itu, Ketua Srikandi PLN UP3 Gorontalo, Rahmawatie Datau, mengungkapkan bahwa mengajar anak-anak usia dini memberikan kesan tersendiri bagi insan PLN dalam menyampaikan pesan keselamatan yang krusial. “Edukasi keselamatan ketenagalistrikan memang paling efektif jika ditanamkan sejak dini dengan metode yang interaktif. Kami berharap ilmu yang didapat hari ini melekat di ingatan mereka, khususnya pemahaman mengenai batasan hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berhadapan dengan instalasi listrik,” tutur Rahmawatie.
Selain aspek keselamatan, anak-anak juga diperkenalkan pada kemudahan layanan digital masa kini, termasuk pengenalan aplikasi PLN Mobile sebagai solusi cepat dan mudah dalam mengakses layanan kelistrikan. Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh guru pendamping TK Al-Irsyad, Fitriani Nohu. Ia menilai kunjungan edukatif ini memberikan pengalaman belajar yang luar biasa bagi anak-anak didiknya.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UP3 Gorontalo atas sambutan hangat dan kesempatan berharga ini. Kegiatan ini sangat menyenangkan dan edukatif bagi anak-anak. Mereka bisa belajar secara langsung, mengenal manfaat listrik, sekaligus memahami pentingnya menggunakan listrik secara aman,” ungkap Fitriani.
Melalui sinergi edukasi ini, PLN UP3 Gorontalo berharap terbentuknya kebiasaan positif pada anak-anak dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan keluarga dan sekolah, demi terciptanya ekosistem yang aman dari bahaya kelistrikan.*HJ
