SULTENG RAYA- Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Dr. Indah Ahdiah, S.Sos., M.Si menilai perkembangan Kampus Unismuh Palu dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif.

Menurutnya, kemajuan tersebut terlihat dari berbagai capaian akademik, khususnya meningkatnya jumlah program studi yang berhasil meraih predikat akreditasi A dan Unggul. Selain itu, publikasi ilmiah serta jurnal yang dikelola Unismuh Palu juga terus berkembang hingga mencapai peringkat Sinta 2.

“Sejak saya mulai terlibat di Badan Pembina Harian pada tahun 2022 hingga saat ini, perkembangan kampus menunjukkan tren atau kurva yang terus meningkat,” ujar Indah saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Unismuh Palu Tahun Anggaran 2026/2027, Jumat (28/8/2026).

Indah juga mengapresiasi kepemimpinan Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM, yang dinilai memberikan ruang dan kepercayaan kepada perempuan untuk menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan kampus, termasuk sebagai dekan.

Salah satu capaian tersebut ditunjukkan Fakultas Pertanian Unismuh Palu di bawah kepemimpinan Dr. Ir. Marliyah, M.Si bersama jajarannya. Fakultas tersebut berhasil mengantarkan Program Studi Kehutanan meraih predikat Akreditasi Unggul.

Di raker itu, Rektor Unismuh Palu Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM menegaskan tiga prinsip utama yang akan menjadi landasan kerja universitas pada Tahun Anggaran 2026/2027, yakni sinergi, inovasi, dan akuntabilitas.

Prof Rajindra mengingatkan pentingnya membangun sinergi antarseluruh unsur di lingkungan Unismuh Palu. Fakultas, biro, lembaga, dan seluruh unit kerja diharapkan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak dalam satu arah untuk mencapai target bersama.

Selain sinergi, Unismuh Palu juga didorong untuk terus melakukan inovasi. Menurut Prof Rajindra, kampus harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), digitalisasi, serta penguatan kerja sama dan kemitraan. “Kita tidak boleh terjebak dalam kebiasaan lama. Kampus harus terus berinovasi dan mampu menjawab perkembangan zaman,” ujarnya.

Prinsip berikutnya adalah akuntabilitas. Prof Rajindra menegaskan setiap program dan penggunaan anggaran harus dilaksanakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia mengatakan Unismuh Palu berkomitmen mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) yang telah berhasil diraih selama lima tahun berturut-turut.

Melalui Raker Tahun Anggaran 2026/2027, Prof Rajindra berharap seluruh unit kerja dapat menyusun program yang terukur, inovatif, dan selaras dengan arah pengembangan universitas.

“Harapannya, seluruh program yang disusun dapat memperkuat reputasi institusi, mendukung target Akreditasi Unggul pada 2027, sekaligus mewujudkan Unismuh Palu sebagai market leader pendidikan di Sulawesi Tengah,” harapnya. ENG