SULTENG RAYA– Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM., menekankan penghijauan lingkungan kampus kepada seluruh peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan LXX Tahun 2026. Khususnya mahasiswa yang melaksanakan pengabdian di lingkungan kampus, setiap peserta diwajibkan menanam sedikitnya satu pohon.

Arahan tersebut disampaikan Prof. Rajindra saat menghadiri Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan KKN Angkatan LXX Tahun 2026 di Aula Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unismuh Palu, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua LPPM Unismuh Palu, Dr. Rukhayati, SE., MM., Ketua Panitia KKN Angkatan LXX Tahun 2026, Moh. Afief Bubayyin, SE., ME., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Posko 1 dan 2, Dr. Muliadi, SH., MH., serta DPL Posko 3, Ir. Eko Widodo, ST., MT.

Dalam Monev tersebut, perwakilan dari masing-masing posko memaparkan perkembangan program kerja, mulai dari kegiatan yang telah direalisasikan, sedang dilaksanakan, hingga program yang belum terlaksana. Berdasarkan laporan, capaian program kerja di sejumlah posko masih belum mencapai 100 persen.

Menanggapi laporan tersebut, Prof. Rajindra mengapresiasi upaya seluruh peserta KKN yang telah menyusun dan menjalankan berbagai program pengabdian. Namun, ia menilai masih ada program penting yang belum mendapat perhatian maksimal, yakni penghijauan lingkungan kampus secara menyeluruh.

“Sepertinya ada miskomunikasi. Yang saya maksud saat pembekalan adalah penghijauan secara menyeluruh, bukan hanya di tempat tertentu,” ujar Prof. Rajindra.

Ia menjelaskan, kawasan belakang kampus menjadi salah satu lokasi yang membutuhkan penanaman pohon. Pihak kampus, kata dia, siap memberikan dukungan, termasuk memfasilitasi penggalian lubang untuk penanaman menggunakan alat berat.

Karena itu, ia meminta mahasiswa KKN untuk berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pihak rektorat dalam menentukan lokasi serta jenis tanaman yang akan ditanam.

“Jangan jalan sendiri. Harus ada koordinasi dengan pihak rektorat agar penanaman ini bisa dilakukan dengan baik dan tepat sasaran,” katanya.

Prof. Rajindra menegaskan, kegiatan penghijauan tidak hanya berhenti pada proses penanaman. Mahasiswa juga diharapkan memikirkan upaya pemeliharaan agar tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Menurutnya, pohon yang tumbuh dan memberikan kesejukan serta menghasilkan oksigen bagi lingkungan dapat menjadi amal jariah bagi para mahasiswa KKN.

“Kalau ada peninggalan yang bisa dilihat dan dirasakan manfaatnya, itu menjadi nilai tambah. Tidak perlu membuat program yang terlalu berat, karena kami juga memahami kondisi ekonomi saat ini,” ujarnya.

Rektor mempersilakan mahasiswa menanam berbagai jenis pohon selama tanaman tersebut dapat mendukung penghijauan lingkungan kampus dan tidak memiliki duri. “Kalian bisa tanam pohon apa saja, yang penting jangan pohon berduri. Sepanjang bisa memberikan penghijauan, silakan ditanam,” tegasnya.

Ia juga meminta peserta KKN memanfaatkan waktu yang masih tersisa sebelum masa penarikan untuk merealisasikan program penanaman pohon. Setiap mahasiswa diharapkan dapat mengambil bagian dengan menanam satu pohon.

Program penghijauan tersebut dinilai semakin penting karena Unismuh Palu akan menjadi salah satu lokasi yang menerima banyak tamu dalam agenda Tanwir Muhammadiyah. Kegiatan tersebut akan menghadirkan perwakilan dari 38 provinsi di Indonesia.

“Kita harus memperhatikan penghijauan dan taman di dalam kampus. Apalagi nanti banyak orang datang ke kampus dalam agenda Tanwir Muhammadiyah,” kata Prof. Rajindra.

Sebanyak 64 mahasiswa KKN Angkatan LXX Tahun 2026 saat ini melaksanakan pengabdian di lingkungan kampus Unismuh Palu. Mereka terbagi dalam tiga posko, yakni Posko 1 sebanyak 20 orang, Posko 2 sebanyak 16 orang, dan Posko 3 sebanyak 28 orang.

Dengan jumlah tersebut, sedikitnya puluhan pohon diharapkan dapat ditanam di berbagai titik kampus. Program tersebut diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam menciptakan kampus yang hijau, asri, dan nyaman.

Prof. Rajindra berharap, penghijauan menjadi salah satu warisan peserta KKN Angkatan LXX Unismuh Palu yang dapat terus dirasakan manfaatnya oleh sivitas akademika dan masyarakat kampus pada masa mendatang. ENG